Pewarta Tambora, Jakarta - Pemerintah Kelurahan Duri Selatan Kecamatan
Tambora Kota admistrasi Jakarta Barat Provinsi DKI Jakarta, tengah melaksanakan
perekrutan sekitar 105 pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Mereka
bertanggung jawab menangani kebersihan dan kerusakan ringan di suatu kawasan
tertentu, seperti jalan atau taman.
Lurah Duri Selatan Novi Indria Sari,
menyampaikan, “Peraturan gubernur tentang perekrutan para pekerja penanganan
prasarana dan sarana umum (PPSU) sudah terbit. Dan Pihak kelurahan sedang
menjalankan perekrutan ini. dan hasil tes para peserta di umumkan atas
kelulusanya sebanyak 47 peserta telah dinyatakan lulus, nantinya para
pekerja itu akan diresmikan dan mulai bertugas,"ujarnya, Rabu (21/12/2016).
Mereka akan diberi seragam warna oranye, lalu
ditempatkan berdasarkan zonasi tertentu di setiap Zona, misalnya, satu ruas
jalan atau taman, bisa diisi 2-3 pekerja yang dibagi dalam dua giliran kerja dari
pagi hingga malam.
Masalah darurat Tugas utama mereka adalah
menangani persoalan darurat dan kecil. Misalnya, membersihkan sampah yang
menyumbat saluran air, memunguti sampah yang dibuang sembarangan, menambal
lubang kecil di trotoar dengan semen, dan masalah kerusakan pada sarana dan
prasarana umum di wilayah
"Kerusakan itu nantinya akan dilaporkan
dan ditangani suku dinas atau dinas terkait. Namun, sementara suku dinas dan
dinas belum mengerjakan, para petugas itu akan menangani kerusakannya. Jika
tidak bisa menangani, mereka harus segera lapor kepada lurah,"jelasnya.
Novi juga menmbahkan, bahwa Pekerja PPSU akan mendapatkan
upah sebesar upah minimum provinsi DKI Jakarta, yang perbulan akan
menerima Rp.3.350.750,- (Tiga Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Tujuh Ratus Lima
Puluh Rupiah) itupun sesuai dengan kehadiran para pekerja selama
menjalankan kewajibanya.
Menurut Novi Indria Sari, Pihaknya telah melakukan perekrutan agar tenaga lapangan ini bisa segera beroperasi. Perekrutan akan dilakukan oleh panitia seleksi yang diketuai Sekretaris Kelurahan dengan jumlah pekerja 47 orang.
Menurut Novi Indria Sari, Pihaknya telah melakukan perekrutan agar tenaga lapangan ini bisa segera beroperasi. Perekrutan akan dilakukan oleh panitia seleksi yang diketuai Sekretaris Kelurahan dengan jumlah pekerja 47 orang.
"Selama ini kami kekurangan tenaga untuk
menyelesaikan permasalahan di lapangan baik terkait sampah, saluran, maupun
taman. Saat ini telah memilik tenaga PHL hasil pengrekrutan dan seleksi
jumlah kebutuhan 47 tenaga," ucapnya.
Pekerja PPSU itu akan dirayonisasi sesuai
kebutuhan wilayah. Misalnya, jika ada sejumlah taman yang belum ditangani PHL
dari dinas, tenaga PPSU akan ditempatkan di tempat tersebut. Hal yang sama akan
dilakukan terkait pengerukan saluran air, jalan rusak, atau kebersihan wilayah.
Tenaga-tenaga ini diperuntukkan dalam hal penanganan segera di lapangan.
"Pokoknya, mereka akan terus berada di lapangan," ujar Novi.
Sementara itu, Camat Tambora Djaharuddin, menuturkan,
“pihak kecamatan akan mengkoordinasi dan mengawasi terkait kebutuhan lapangan di
wilayah. Sebab, sejumlah pekerjaan, seperti saluran drainase, melewati beberapa
wilayah dalam satu kecamatan.
"Kami yang akan supervisi kebutuhan antara
satu wilayah dengan wilayah lain, jika ada yang membutuhkan, kami berkoordinasi
dengan lurah berapa tenaga yang perlu dikerahkan,”tandasnya.
Sumber : Pewarta Tambora (LTH)